“Lebih baik mati kelaparan daripada derhaka kepada Allah..” jawapan dari wanita cantik buatkan tukang besi…

Ketika si tukang besi sedang duduk di rumahnya melepas lelah setelah seharian bekerja, tiba-tiba terdengar pintu rumahnya diketuk orang. Si tukang besi keluar untuk melihatnya, pandangannya tertumpu pada susuk wanita cantik yang tak lain adalah jirannya.

 

 

“Saudaraku, aku menderita kelaparan. Jika bukan karena tuntutan agamaku yang menyuruh untuk memelihara jiwa (hifdz al-Nafs), aku tidak akan datang ke rumahmu. Maukah engkau memberikan makanan padaku karena Allah? Tutur wanita itu.
Ketika itu, memang tengah datang musim paceklik (kemarau). Sawah dan ladang mengering. Tanah pecah berbongkah-bongkah. Padang rumput menjadi tandus hingga hewan ternak menjadi kurus dan akhirnya mati. Makanan menjadi langka, maka tak pelak kelaparan melanda sebagian besar penduduk desa itu. Hanya sebagian kecil yang masih bisa bertahan.

“Tidakkah engkau tahu bahwa aku mencintaimu? Akan kuberi engkau makanan, tetapi engkau harus melayaniku semalam, kata tukang besi itu.

Si tukang besi memang jatuh hati kepada tetangganya itu. Dia merayunya dengan berbagai cara dan taktik, namun tak juga berhasil meluluhkan hati wanita itu.

“Lebih baik mati kelaparan daripada derhaka kepada Allah, ujar wanita itu lagi sambil berlalu menuju rumahnya.

Setelah dua hari berlalu, wanita itu kembali mendatangi rumah si tukang besi dan mengatakan hal yang sama. Demikian pula jawaban si tukang besi. Ia akan memberi makanan asalkan wanita itu mau menyerahkan dirinya. Mendengar jawaban yang sama, wanita itupun kembali ke rumahnya.

Dua hari kemudian, wanita itu datang lagi ke rumah tukang besi itu dalam keadaan payah. Suaranya parau, matanya sayu, dan punggungnya membungkuk karena menahan lapar yang tiada tara. Ia kembali mengatakan hal serupa. Begitu pula jawaban si tukang besi, sama dengan yang sudah-sudah. Wanita itu kembali ke rumahnya dengan tangan kosong untuk kali ketiga.

Ketika itulah, Allah memberikan hidayah-Nya kepada si tukang besi. “Sungguh celaka aku ini, seorang wanita mulia datang kepadaku, dan aku terus berlaku dzalim kepadanya, tutur tukang besi dalam hatinya. “Ya Allah aku bertaubat kepada-Mu dari perbuatanku dan aku tidak akan mengganggu wanita itu lagi selamanya.

Si tukang besi itu bergegas mengambil makanan dan pergi ke rumah wanita itu. Diketuknya pintu rumah wanita itu. Tak lama berselang, kerekekterlihat pintu terbuka dan muncullah sesosok wanita yang nampak kuyu. Melihat si tukang besi berdiri di depan pintu rumahnya, wanita itu bertanya,

“Apa keperluanmu datang ke rumahku?

“Aku bermaksud mengantarkan sedikit makanan yang aku punya. Jangan khawatir, aku memberinya karena Allah, jawab si tukang besi itu.

“Ya Allah, jika benar apa yang dikatakannya, maka haramkanlah ia dari api di dunia dan akhirat, tutur wanita itu seraya menengadahkan kedua tanganya ke langit.

Si tukang besi itu pulang ke rumahnya. Ia memasak makanan yang tersisa buat dirinya. Tiba-tiba secara tak sengaja bara api mengenai kakinya, namun kaki si tukang besi itu tidak terbakar. Bergegas ia menemui wanita itu lagi.

“Wanita yang mulia, Allah telah mengabulkan doamu, ujar si tukang besi.
Seketika itu, wanita itu sujud syukur kepada Allah.

“Ya Allah engkau telah mewujudkan doaku, maka cabutlah nyawaku saat ini juga. Terdengar suara lirih dari mulut wanita itu dalam sujudnya. Allah kembali mendengar doanya. Wanita itupun berpulang ke Rahmatullah dalam keadaan sujud.

Demikianlah kisah seorang wanita yang menjaga kehormatannya meskipun harus menahan rasa lapar yang tiada tara.

Setiap muslimah mesti dapat mengambil pengajaran dari berbagai kisah wanita solehah  yang telah diuraikan di atas..Merekalah yang mestinya dijadikan suri tauladan dalam kehidupan keseharian, bukan para artis yang menawarkan gaya hidup hedonisme dan materialisme…

5 Cara Menguatkan Iman Kepada Allah Yang Paling Mudah Dilakukan

1) Rutin membaca Alquran
Alquran merupakan petunjuk dasar untuk mewujudkan keimanan. Rutin membaca dan memahami Alquran setiap hari juga termasuk dalam cara menguatkan iman kepada Allah yang sangat wajib dilakukan.

“Wahai manusia sungguh telah datang pelajaran dari Tuhan-Mu (Al-Qur’an), sebagai penyembuh bagi penyakit yang ada di dalam dada, dan petunjuk serta rahmat bagi orang yang beriman.” [QS. Yunus (10): 57]

Dengan rajin membaca Al-quran maka Anda akan mendapatkan banyak manfaat bagi hidup, seperti membuka pintu rezeki, meningkatkan kebahagiaan rumah tangga, mendapatkan kesehatan fisik maupun psikis, dan sebagainya.

2) Istiqamah pada ajaran Islam


Memiliki sikap istiqamah merupakan salah satu cara menguatkan iman kepada Allah. Sikap istiqamah ini akan membuat hidup Anda merasa tenang dan tentram sekaligus dapat menjaga mutu keimanan Anda.

“Sesungguhnya orang-orang yang berkata Tuhan kami adalah Allah kemudian dia beristiqamah dengan perkataannya, maka malaikai-malaikat akan turun kepada mereka dan berkata: “janganlah kamu takut dan sedih, berilah kabar gembira dengan surga yang dijanjikan.” [QS. al-Ahqaf (46): 13]

3) Menjaga kesucian diri dengan menjauhi maksiat
Maksiat menjadi penyebab kendornya iman seseorang. Untuk itu, wajib bagi Anda untuk menghindari maksiat sebagai salah satu cara menguatkan iman Anda. Godaan melakukan maksiat sangatlah kuat di dunia ini. Karena itu, Anda harus benar-benar menjaga tangan, kaki, mata, telinga, lidah, dan anggota tubuh yang lainnya untuk tidak bergerak melakukan kemaksiatan.

4)Membangun relasi dengan orang-orang sholeh
Kualitas iman seseorang sangat dipengaruhi oleh teman-teman dekatnya. Untuk itu, penting bagi Anda untuk selalu bersikap cerdas dan bijak dalam memilih teman. Sikap selektif memilih teman ini termasuk dalam salah satu cara menguatkan iman Anda.

“Wahai celaka aku, sekiranya aku dulu tidak menjadikan fulan sebagai teman akrabku”[QS. al-Furqan (25): 28]
“Kualitas agama seseorang itu bisa dilihat dari teman akrabnya, maka hendaklah di antara kalian memperhatikan kepada siapa dia berteman.” [HR. Ahmad]

5) Rajin berdoa dan beribadah


Rajin berdoa dan beribadah juga merupakan salah satu cara menguatkan iman Anda kepada Allah. Sebagai seorang muslim, wajib bagi Anda untuk menunaikan ibadah shalat wajib maupun sunnah yang diiringi dengan doa kepada Allah. Dalam berdoa, sebaiknya Anda berdoa menurut ajaran Allah dan Rasul-Nya. Berikut beberapa jenis doa dari Alquran maupun as-Sunnah yang dapat memperkuat iman Anda.

“Ya Tuhan kami, janganlah Engkau condongkan kami kepada kesesatan setelah Engkau berikan petunjuk kepeda kami rahmat dari sisi-Mu. Sesungguhnya Engkau adalah Maha Pemberi.” [QS. Ali-Imran (3): 8]

“Ya Rabb kami, ampunilah dosa-dosa kami dan tindakan-tindakan kami dan tetapkanlah pendirian kami, dan tolonglah kami terhadap orang-orang yang kafir.” [QS. Ali-Imran (3): 147]

”Ya Allah kami, sesungguhnya kami mendengar orang yang menyeru kepada iman, (yaitu): “berimanlah kalian kepada Rabb kalian, maka kami pun beriman. Ya Rabb kami, ampunilah dosa-dosa kami dan hapuslah kesalahan-kesalahan kami, serta wafatkanlah kami beserta orang-orang yang berbakti (shalih). , Berilah kami apa yang telah Engkau janjikan kepada kami melalui Rasul-Mu. Dan janganlah Engkau hinakan kami pada hari kiamat kelak. Sesungguhnya Engkau tidak pernah menyalahi janji.” [QS. Ali-Imran (3): 193-194]

“Wahai Rabb kami, berikanlah rahmat kepada kami dari sisi-Mu dan sempurnakanlah petunjuk yang lurus bagi kami dalam urusan ini.” [QS. al-Kahfi (18): 10]

 

 

*gambar sekadar hiasan

sumber foto: google

sumber :usrahkhadijah | quantumbioenergi.com