Siapa kata Daddy Malaysia Tak Hot?? Siapa Sangka Inilah 10 HOT Daddy Malaysia Pada Awal 2018!!

Hubungan anak dengan orangtuanya bersifat kekal. Tidak ada yang namanya mantan anak, tidak ada pula mantan ayah atau mantan ibu. Anak adalah amanah dari ALLAH untuk orangtuanya. Amanah itu ialah para orangtua diberi kepercayaan untuk melahirkan, membesarkan, membimbing, dan mengantarkan anak untuk menjadi insan yang baik dan benar sesuai dengan kaidah ALLAH SWT.

Saat anak dilahirkan, sungguh mendatangkan suasana bahagia yang tiada tara di dalam rumahtangga. Siapapun akan merasa gembira atas kehadiran seorang bayi di tengah-tengah keluarganya. Kelahiran anak menjadi bukti bahwa ayah dan ibu adalah manusia yang normal. Kelahiran anak yang menjadikan suasana bahagia merupakan permulaan tanggung jawab orangtua. Bayi lahir disambut dengan tugas awal di antaranya dengan memberikan nama yang baik dan menyembelih hewan sebagai aqiqah.
Rosulullah SAW bersabda, “anak (yang baru lahir -pen) itu tergadai dengan aqiqahnya, disembelihkan hewan aqiqah pada hari ke-tujuh, diberi nama dan dicukur rambutnya” (HR. Tirmidzi).

Siapa kata dah jadi ayah-ayah tak Hot?
Ini senarai dari maskulin untuk Hot Daddy 2018

1. Yang Berhormat Datuk Khairy Jamaluddin

Jika anda mengikuti perkembangan Menteri Belia dan Sukan ini, pasti anda akan gelak ketawa dengan telatahnya bersama si manja.

2. Shaheizy Sam

Mat Yip (si kecil) diajar memanggilnya ‘BAPAK’. Walaupun dikatakan tidak gemar kanak-kanak, Sam sangat manja dengan anaknya.

3. Nedim Nazri

Walaupun baru menerima cahaya mata yang kedua, namun, Nedim tidak boleh berenggang dengan si kecil.

4. Norman Hakim


Walaupun sibuk dengan dunia lakonan disamping menguruskan Gym, Hot Daddy ini masih bijak menguruskan keluarga. Tahniah buat Norman Hakim dan isteri yang bakal menerima cahaya mata tidak lama lagi.

5. Hael Husaini

Pasti ramai wanita diluar sana yang sudah dijampi, kecewa dengan status Hael yang sudah berkahwin. Lihat saja gambar ini, walaupun sibuk dengan muzik, masa dengan si kecil tidak pernah diabaikan.

6. Hairul Azreen

Bapa kepada ‘Nation Baby Boy’ ini, memang sejak si kecil lahir lagi sudah didedahkan dengan aksi lasak. Moga Yusof membesar seperti bapanya.

7. Datuk Dr. Sheikh Muszaphar Shukor

Siapa tak kenal dengan Angkasawan Pertama Malaysia. Beliau merupakan kebanggan negara, namun di rumah, anak-anak adalah kebanggannya. Walaupun terlalu sibuk, beliau pasti mencari masa untuk diluangkan bersama anak-anak.

8. Fadza Anuar


Ahli perniagaan mana tak sibuk kan? Jika lihat di laman Instagramnya dan Isteri (vivy Yusoff) pasti kita dapat melihat telatah Daniel dan Maryam. Fadza seorang bapa yang cool!

9. Aaron Aziz

Hero Malaya ini sangat akrab dengan ketiga-tiga anaknya. Kadang-kadang beliau akan bawa anak-anak ke set pengambaran bagi meluangkan masa bersama mereka.

10. David Mckienzie

KUALA LUMPUR 09 MARCH 2017. Lana Nordin bersama suami David Mickienzie dan anak Gia Quinn Mckienzie, 1 tahun 2 bulan pada sidang media Lefest di Saloma Bistro NSTP/SAIFULLIZAN TAMADI.

Merupakan suami kepada pelakon Lana Nordin. ‘Ayam masak kunyit’ merupakan makanan melayu kegemarannya. Gia bernasib baik kerana mempunyai Daddy berjiwa melayu. .
Semoga Menjadi Anak Yang Baik Untuk Ayah Anda Nanti..

Tanggungjawab Anak

Kepastian bahwa seorang anak harus berbakti kepada kedua orangtuanya, disebutkan secara gamblang dan jelas dalam al-Quran di antaranya pada surat al-Israa ayat 23, an-Nisaa ayat 36, dan al-An’aam ayat 151. dalam surat al-Israa berbunyi, “Tuhanmu telah memerintahkan supaya kamu tidak menyembah selain DIA, dan hendaklah kamu berbuat baik kepada ibu dan bapakmu dengan sebaik-baiknya…”.
Andaikan hubungan antara orangtua dan anak tidak penting, niscaya ALLAH tidak akan mencantumkannya dalam al-Quran. Islam memerintahkan anak untuk berbakti kepada kedua orangtuanya. Menggugah kesadaran, bahwa tanpa jasa kedua orangtuanya maka nasibnya tidak akan diketahui juntrungannya. Banyak anak yang memiliki nasib tidak beruntung karena tidak memiliki orangtua atau karena orangtuanya tidak mengerti serta menjalankan ajaran ini. Sebaliknya, tidak sedikit orangtua yang terlantar di hari tuanya, karena tidak terurus atau dibiarkan oleh anak-anaknya. Naudubillaah min dzaalik.
Mengapa berbakti kepada orangtua itu sangat penting? Karena sudah banyak orang (anak) yang menganggap remeh masalah ini. Sekarang ini, banyak anak yang lebih patuh diajak teman sekolah atau teman mainnya ketimbang perintah dari kedua orangtuanya. Banyak anak yang tidak sabar untuk menaruh perhatian terhadap orangtuanya yang sedang sakit apalagi merawatnya.
Firman ALLAH SWT, “Jika salah seorang di antara kedua atau kedua-duanya sampai berumur lanjut dalam pemeliharaanmu, maka sekali-kali janganlah kamu mengatakan kepada keduanya dengan perkataan ‘ah’. Dan janganlah kamu membentak mereka dan ucapkanlah kepada mereka dengan perkataan yang mulia. Dan rendahkanlah dirimu terhadap mereka dengan rasa sayang dan ucapkanlah ‘Wahai Tuhanku, kasihanilah mereka berdua, sebagaimana mereka berdua mendidik (menyayangi) aku sewaktu kecil,” (Q.S. al-Israa: 23)

Merawat Kedua Orangtua

Begitu pentingnya merawat orangtua, sehingga ketika seseorang hendak berangkat perang, rosulullah SAW bertanya, “Apakah kamu masih punya ibu? Ia menjawab: Masih… Maka Rosulullah mengatakan, berbakti kepadanya (orangtua) tidak kalah nilainya dengan ikut berperang di jalan ALLAH.”
Said bin Abi Burdah berkata, “saya pernah mendengar ayahku bercerita, bahwa ketika ibnu Umar menyaksikan seorang pria Yaman sedang thawaf di Baitullah sembari menggendong ibunya. Ia mengatakan, “Sungguh aku menjadi untanya (ibuku) yang setia. Meski ia takut menaiki, aku tidak”. Kemudian ia melanjutkan, “Wahai ibnu Umar, sebagaimana engkau lihat (dirinya sedang berbakti kepada ibunya), apakah aku sudah dapat dikatakan mencukupi (berbakti dengan cara itu)?”. Ibnu Umar menjawab, “Belum dan masih belum cukup jika ditambah dengan satu beban lagi…”

Pesan moral yang dapat kita petik dari riwayat di atas, bahwa berbakti kepada orangtua tidaklah dapat dibatasi atau dikalkulasikan. Misalkan dengan menghitung berapa biaya melahirkan, biaya pemeliharaan, dan biaya membesarkan sejak kecil hingga bisa mandiri.
Islam menegaskan bahwa hubungan anak dengan orangtuanya adalah abadi. Tidak hanya sampai dengan si anak mulai mandiri saja. Oleh karena itu kesempatan berbakti kepada orangtua sampai mereka dipanggil oleh-NYA, dapat dimanfaatkan oleh si anak untuk berbuat amal baik terhadap keduanya serta senantiasa berusaha untuk membahagiakan mereka. Dan ingatlah selalu, “Sesungguhnya sebaik-baik di antara kalian di mata ALLAH adalah yang terbaik terhadap keluarganya,” (al-Hadits).
Semoga kita semua senantiasa dapat memegang serta memelihara amanah yang ALLAH berikan kepada kita dan semoga pula kita menjadi anak yang selalu berbakti kepada orangtua tercinta. Amien…

Sumber :http://www.maskulin.com.my

via

http://www.indahnyaberbagi.web.id